Beranda » Edukasi » Hadir Mendampingi Anak, Menanam Benih Karakter Sejak Dini

Hadir Mendampingi Anak, Menanam Benih Karakter Sejak Dini


TK PERTIWI – Di balik riuh suara anak-anak yang bermain dan belajar di TK Pertiwi Kota Bandar Lampung, ada sosok yang dengan sabar memastikan setiap anak mendapatkan perhatian yang mereka butuhkan. Ia adalah Nindia Ayu Putri, S.Pd., guru pendamping Kelompok B Anggrek.

Sebagai lulusan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Universitas Lampung (Unila), Nindia memahami bahwa mendampingi anak usia 5–6 tahun bukan pekerjaan yang hanya membutuhkan kemampuan mengajar. Lebih dari itu, dibutuhkan kesabaran, kepekaan, dan kemauan untuk memahami setiap karakter anak.

Meski baru bergabung sebagai pendidik, Nindia berusaha memberikan peran terbaiknya. Bersama guru utama, ia mempersiapkan berbagai kebutuhan pembelajaran, mulai dari lembar kerja peserta didik (LKPD), kertas, pensil, krayon, hingga perlengkapan untuk kegiatan kreatif.

Namun, tugas terpentingnya justru hadir ketika pembelajaran berlangsung. Nindia mendampingi anak yang membutuhkan perhatian lebih, membantu mereka memahami instruksi, sekaligus menjaga agar suasana kelas tetap nyaman dan menyenangkan.

Baginya, setiap anak memiliki cara belajar yang berbeda. Ada yang cepat memahami arahan, ada pula yang membutuhkan pengulangan dan pendekatan secara perlahan. Karena itu, ia berusaha tidak memaksakan satu cara kepada semua anak.

“Anak-anak memiliki karakter yang berbeda. Jadi, pendekatannya juga harus berbeda,” menjadi prinsip yang ia terapkan dalam mendampingi peserta didik.

Ketika ada anak yang aktif, misalnya, Nindia tidak serta-merta menganggapnya sebagai gangguan. Energi tersebut justru diarahkan melalui aktivitas yang sesuai, seperti permainan konstruktif menggunakan Lego. Dengan cara itu, anak tetap dapat bergerak sekaligus belajar berkonsentrasi dan menyelesaikan sesuatu.

Begitu pula ketika menghadapi anak yang menangis atau belum nyaman berada di sekolah. Nindia memilih mendekati mereka secara perlahan, memberikan rasa aman, dan membangun kedekatan hingga anak merasa diterima.

Menurutnya, rasa aman merupakan salah satu pintu penting dalam pendidikan anak usia dini. Ketika anak merasa nyaman bersama guru dan teman-temannya, mereka akan lebih berani mencoba, berkomunikasi, bermain, dan mengikuti berbagai kegiatan pembelajaran.

Karena itu, keberhasilan pendidikan di usia dini tidak selalu harus diukur dari kemampuan membaca, menulis, atau berhitung. Ada perkembangan lain yang jauh lebih mendasar, seperti keberanian berbicara, kemandirian, kemampuan berbagi, mengikuti aturan, mengendalikan emosi, dan menghargai teman.

Bagi Nindia, ketika seorang anak yang awalnya pemalu mulai berani tampil, anak yang sebelumnya sulit mengikuti aturan mulai memahami arahan, atau seorang anak mulai mampu menyelesaikan tugasnya sendiri, semua itu merupakan pencapaian yang layak dihargai.

Di situlah ia menemukan makna menjadi guru pendamping. Bukan sekadar membantu guru utama menyelesaikan kegiatan pembelajaran, tetapi hadir sebagai orang dewasa yang menemani anak melewati proses kecil menuju perkembangan yang lebih besar.

Nindia berharap anak-anak yang didampinginya kelak tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, mandiri, memiliki karakter baik, mampu mengenali dirinya, serta dapat berinteraksi dengan lingkungan secara positif.

Dari ruang kelas Kelompok Anggrek, Nindia belajar bahwa pendidikan anak usia dini adalah tentang menanam. Hasilnya mungkin tidak selalu terlihat hari ini, tetapi perhatian, kesabaran, dan kasih sayang yang diberikan kepada anak dapat menjadi bekal yang mereka bawa hingga dewasa.

Sebab, bagi Nindia, setiap anak bukan sekadar peserta didik. Mereka adalah pribadi yang sedang tumbuh, dan tugas seorang pendidik adalah memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang aman, menyenangkan, dan penuh perhatian. (*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Berita Lainnya

  • Ketika Kesabaran Menjadi Cara Mengajar

    Ketika Kesabaran Menjadi Cara Mengajar

    • Rabu, 9 September 2026

    TK PERTIWI – Tidak semua pelajaran harus disampaikan melalui buku dan papan tulis. Bagi Ida Lela, S.Pd., pendidikan anak usia dini justru lebih banyak berbicara tentang bagaimana seorang guru hadir, mendengarkan, memahami, merangkul, dan membuat anak merasa aman untuk tumbuh. Setiap pagi, ketika anak-anak datang ke TK Pertiwi Kota Bandar Lampung dengan beragam ekspresi dan […]

    Selengkapnya »
  • Keluarga Besar TK Pertiwi Kota Bandar Lampung Sampaikan Duka Cita Atas Wafatnya Maryani Binti H. Santoso

    Keluarga Besar TK Pertiwi Kota Bandar Lampung Sampaikan Duka Cita Atas Wafatnya Maryani Binti H. Santoso

    • Rabu, 16 September 2026

    TK PERTIWI – Keluarga Besar TK Pertiwi Kota Bandar Lampung menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Maryani Binti H. Santoso, yang meninggal dunia pada 15 September 2026. Almarhumah merupakan adik dari Maryati, S.Pd, Kepala TK Pertiwi Kota Bandar Lampung. Kepergian almarhumah meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan orang-orang yang mengenalnya. Keluarga Besar TK Pertiwi […]

    Selengkapnya »
  • Tiga Dekade Lebih Mengabdi, Menjadikan Pendidikan Karakter sebagai Fondasi

    Tiga Dekade Lebih Mengabdi, Menjadikan Pendidikan Karakter sebagai Fondasi

    • Rabu, 9 September 2026

    TK PERTIWI – Lebih dari tiga dekade berada di dunia pendidikan membuat Maryati, S.Pd., memahami bahwa mendidik anak usia dini membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan mengajar. Dibutuhkan kesabaran, keteladanan, perhatian, dan kemauan untuk terus memahami setiap anak sebagai pribadi yang unik. Sejak mulai mengajar pada 1991, Maryati telah mengabdikan sekitar 35 tahun waktunya untuk pendidikan […]

    Selengkapnya »
  • Sodikin, Tiga Dekade Menjaga Sekolah dengan Ketulusan dan Hati

    Sodikin, Tiga Dekade Menjaga Sekolah dengan Ketulusan dan Hati

    • Rabu, 9 September 2026

    TK PERTIWI – Setiap pagi, ketika sebagian besar orang masih terlelap, Hi. Sodikin sudah lebih dulu beraktivitas. Tepat pukul 05.00 WIB, ia mulai menjalankan tugasnya di TK Pertiwi Kota Bandar Lampung. Mengepel lantai, membersihkan lingkungan sekolah, memastikan berbagai kebutuhan kebersihan tersedia, hingga menjaga keamanan sekolah menjadi rutinitas yang telah dilakoninya selama puluhan tahun. Lahir di […]

    Selengkapnya »
  • 25 Tahun Mendampingi Anak, Menanamkan Karakter dari Hal-Hal Sederhana

    25 Tahun Mendampingi Anak, Menanamkan Karakter dari Hal-Hal Sederhana

    • Rabu, 9 September 2026

    TK PERTIWI – Dua puluh lima tahun bukan waktu yang singkat untuk menjalani sebuah profesi. Namun bagi Asniwati, S.Pd., setiap tahun yang dilalui sebagai guru anak usia dini justru menjadi perjalanan untuk terus belajar memahami dunia anak. Lulusan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Universitas Terbuka (UT) ini menjalankan tugasnya sebagai guru pendamping di Kelompok Tulip […]

    Selengkapnya »
  • Hanin dan Hanum Rayakan Ultah Bersama Teman-teman di TK Pertiwi

    Hanin dan Hanum Rayakan Ultah Bersama Teman-teman di TK Pertiwi

    • Senin, 14 September 2026

    TK PERTIWI – Tawa dan tepuk tangan memenuhi suasana TK Pertiwi Kota Bandar Lampung, Senin, 14 September 2026. Pagi itu, dua peserta didik, Hanin Dalilatul Inayah dan Hanum Zeline Ariyatna, menjadi pusat perhatian teman-temannya. Keduanya tengah merayakan hari ulang tahun ke enam bersama guru dan seluruh siswa di kelas kelompok Anggrek. Di tengah suasana penuh […]

    Selengkapnya »