Beranda » Edukasi » Tiga Dekade Lebih Mengabdi, Menjadikan Pendidikan Karakter sebagai Fondasi

Tiga Dekade Lebih Mengabdi, Menjadikan Pendidikan Karakter sebagai Fondasi


TK PERTIWI – Lebih dari tiga dekade berada di dunia pendidikan membuat Maryati, S.Pd., memahami bahwa mendidik anak usia dini membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan mengajar. Dibutuhkan kesabaran, keteladanan, perhatian, dan kemauan untuk terus memahami setiap anak sebagai pribadi yang unik.

Sejak mulai mengajar pada 1991, Maryati telah mengabdikan sekitar 35 tahun waktunya untuk pendidikan anak. Ia bergabung dengan TK Pertiwi Kota Bandar Lampung pada 2013 dan kini dipercaya mengemban tanggung jawab sebagai Kepala TK Pertiwi sekaligus guru Kelompok Tulip.

Dengan latar belakang pendidikan yang kemudian dilanjutkan pada bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui Universitas Terbuka (UT), Maryati menjalankan perannya dengan memadukan pengalaman mengajar dan pemahaman tentang karakteristik perkembangan anak.

Sebagai kepala sekolah, ia bertanggung jawab memastikan penyelenggaraan pendidikan di TK Pertiwi berjalan dengan baik. Ia turut mengarahkan proses pembelajaran, mendukung kinerja pendidik, memperhatikan kebutuhan peserta didik, serta membangun komunikasi dan kerja sama yang baik dengan orang tua.

Di saat yang sama, Maryati tetap berada di ruang kelas sebagai guru Kelompok Tulip bersama Asniwati. Baginya, berada langsung bersama anak membuat seorang kepala sekolah dapat memahami proses pendidikan secara lebih nyata.

Dalam mendampingi peserta didik, Maryati menempatkan perkembangan setiap anak sebagai perhatian utama. Ia menyadari bahwa kemampuan anak tidak tumbuh dalam waktu dan cara yang sama. Karena itu, pendekatan personal menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran.

Salah satu hal yang paling bermakna baginya adalah menyaksikan perkembangan kecil yang terjadi secara bertahap. Anak yang awalnya belum mampu memegang pensil dengan benar, misalnya, dapat berkembang setelah mendapatkan pendampingan secara konsisten hingga mampu memegang pensil dan mulai menulis.

“Yang menarik itu ketika melihat anak yang awalnya tidak bisa memegang pensil, kemudian setelah kita dampingi akhirnya bisa dan mulai bisa menulis. Itu menjadi kebanggaan bagi guru, katanya.

Bagi Maryati, pencapaian seperti itu menunjukkan bahwa pendidikan anak usia dini tidak selalu tentang hasil yang besar. Kemajuan kecil yang dicapai seorang anak merupakan bagian penting dari proses tumbuh yang harus dihargai.

Ia juga menerapkan pendekatan yang lembut ketika menghadapi anak yang belum mampu mengelola emosinya. Ketika seorang anak menangis karena kalah dalam perlombaan, misalnya, Maryati tidak menjadikan kekalahan sebagai kesalahan. Anak diberikan pengertian bahwa menang dan kalah merupakan bagian dari pengalaman, kemudian dimotivasi untuk berani mencoba kembali.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upayanya membangun karakter anak sejak dini. Anak tidak hanya diajarkan untuk mengikuti kegiatan, tetapi juga belajar mengenal emosi, menerima hasil, menghargai orang lain, dan memiliki keberanian untuk mencoba kembali.

Menurut Maryati, pendidikan di TK memiliki tanggung jawab besar karena menjadi salah satu fondasi pembentukan kepribadian anak. Kemampuan akademik tetap diperkenalkan sesuai tahap perkembangan, tetapi pembentukan karakter harus berjalan seiring dengan proses pembelajaran.

Akhlak, sopan santun, menghormati orang tua dan orang yang lebih tua, mampu berteman dengan baik, serta belajar bertanggung jawab merupakan nilai-nilai yang terus ia tanamkan dalam keseharian peserta didik.

“Pendidikan di TK yang paling penting adalah membentuk karakter. Anak-anak harus memiliki akhlak yang baik, sopan santun kepada orang tua dan orang yang lebih tua, serta belajar menjadi pribadi yang baik kepada teman,” ujarnya.

Sebagai guru sekaligus memperoleh tugas tambahan sebagai kepala sekolah, Maryati juga menyadari bahwa pendidikan anak tidak dapat berjalan sendiri. Hubungan antara sekolah dan keluarga menjadi bagian penting dalam mendukung perkembangan peserta didik. Karena itu, ia menjaga komunikasi dengan orang tua secara terbuka, sopan, dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing keluarga, terutama dalam menyampaikan perkembangan dan hasil pembelajaran anak.

Baginya, guru bukan hanya orang yang mengajar di dalam kelas. Guru adalah sosok yang ikut meletakkan dasar bagi cara anak mengenal dirinya, memahami lingkungan, berinteraksi dengan orang lain, dan membangun kebiasaan baik.

Setelah puluhan tahun mengajar, Maryati terus menjalankan keyakinan tersebut. Pengalamannya menjadi bekal untuk memahami bahwa setiap anak membutuhkan pendampingan yang berbeda, sementara setiap perkembangan kecil membutuhkan apresiasi.

Dari ruang kelas Kelompok Tulip hingga tanggung jawabnya sebagai kepala TK Pertiwi, Maryati terus menempatkan anak sebagai pusat dari proses pendidikan.

Baginya, keberhasilan seorang guru bukan hanya ketika anak mampu membaca atau menulis, tetapi ketika anak tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, berakhlak baik, percaya diri, mampu menghargai orang lain, dan membawa kebiasaan baik yang telah ditanamkan sejak usia dini.

Itulah pengabdian Maryat, menemani langkah-langkah kecil anak hari ini untuk membangun karakter dan masa depan mereka esok hari. (*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Berita Lainnya

  • Belajar dari Anak, Menumbuhkan Potensi dengan Kesabaran

    Belajar dari Anak, Menumbuhkan Potensi dengan Kesabaran

    • Rabu, 9 September 2026

    TK PERTIWI – Bagi Sari Wulandari, S.Pd., menjadi guru TK bukan sekadar menjalankan proses pembelajaran, tetapi juga mendampingi setiap anak menemukan dan mengembangkan potensi dirinya. Sejak mengabdi di Yayasan Dharma Wanita Persatuan Kota Bandar Lampung pada 2022, ia terus menjalankan perannya sebagai pendidik dengan perhatian dan kesabaran. Lulusan UIN Raden Intan Lampung ini bertugas sebagai […]

    Selengkapnya »
  • Profil TK Pertiwi Kota Bandar Lampung

    Profil TK Pertiwi Kota Bandar Lampung

    • Rabu, 9 September 2026

    TK PERTIWI – TK Pertiwi Kota Bandar Lampung merupakan salah satu lembaga pendidikan anak usia dini yang hadir sebagai bagian dari upaya bersama dalam memberikan fondasi pendidikan bagi generasi sejak usia dini. Berada di bawah naungan Yayasan Dharma Wanita Persatuan Kota Bandar Lampung, TK Pertiwi memiliki perjalanan sejarah yang panjang. Lembaga ini secara resmi tercatat […]

    Selengkapnya »
  • 25 Tahun Mendampingi Anak, Menanamkan Karakter dari Hal-Hal Sederhana

    25 Tahun Mendampingi Anak, Menanamkan Karakter dari Hal-Hal Sederhana

    • Rabu, 9 September 2026

    TK PERTIWI – Dua puluh lima tahun bukan waktu yang singkat untuk menjalani sebuah profesi. Namun bagi Asniwati, S.Pd., setiap tahun yang dilalui sebagai guru anak usia dini justru menjadi perjalanan untuk terus belajar memahami dunia anak. Lulusan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Universitas Terbuka (UT) ini menjalankan tugasnya sebagai guru pendamping di Kelompok Tulip […]

    Selengkapnya »
  • Keluarga Besar TK Pertiwi Kota Bandar Lampung Sampaikan Duka Cita Atas Wafatnya Maryani Binti H. Santoso

    Keluarga Besar TK Pertiwi Kota Bandar Lampung Sampaikan Duka Cita Atas Wafatnya Maryani Binti H. Santoso

    • Rabu, 16 September 2026

    TK PERTIWI – Keluarga Besar TK Pertiwi Kota Bandar Lampung menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Maryani Binti H. Santoso, yang meninggal dunia pada 15 September 2026. Almarhumah merupakan adik dari Maryati, S.Pd, Kepala TK Pertiwi Kota Bandar Lampung. Kepergian almarhumah meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan orang-orang yang mengenalnya. Keluarga Besar TK Pertiwi […]

    Selengkapnya »
  • Sodikin, Tiga Dekade Menjaga Sekolah dengan Ketulusan dan Hati

    Sodikin, Tiga Dekade Menjaga Sekolah dengan Ketulusan dan Hati

    • Rabu, 9 September 2026

    TK PERTIWI – Setiap pagi, ketika sebagian besar orang masih terlelap, Hi. Sodikin sudah lebih dulu beraktivitas. Tepat pukul 05.00 WIB, ia mulai menjalankan tugasnya di TK Pertiwi Kota Bandar Lampung. Mengepel lantai, membersihkan lingkungan sekolah, memastikan berbagai kebutuhan kebersihan tersedia, hingga menjaga keamanan sekolah menjadi rutinitas yang telah dilakoninya selama puluhan tahun. Lahir di […]

    Selengkapnya »
  • Dari Ruang Kelas Mawar, Menanam Bekal untuk Masa Depan

    Dari Ruang Kelas Mawar, Menanam Bekal untuk Masa Depan

    • Rabu, 9 September 2026

    TK PERTIWI – Tidak semua hasil pendidikan dapat langsung terlihat. Ada yang tumbuh perlahan melalui kebiasaan kecil, seorang anak yang mulai berani berbicara, belajar menunggu giliran, mampu menyelesaikan tugas sendiri, hingga terbiasa mengucapkan doa sebelum makan. Bagi Nursaini, S.Pd., perubahan kecil seperti itulah yang membuat perjalanan menjadi guru anak usia dini terasa begitu berarti. Sejak […]

    Selengkapnya »