Beranda » Edukasi » 25 Tahun Mendampingi Anak, Menanamkan Karakter dari Hal-Hal Sederhana

25 Tahun Mendampingi Anak, Menanamkan Karakter dari Hal-Hal Sederhana


TK PERTIWI – Dua puluh lima tahun bukan waktu yang singkat untuk menjalani sebuah profesi. Namun bagi Asniwati, S.Pd., setiap tahun yang dilalui sebagai guru anak usia dini justru menjadi perjalanan untuk terus belajar memahami dunia anak.

Lulusan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Universitas Terbuka (UT) ini menjalankan tugasnya sebagai guru pendamping di Kelompok Tulip TK Pertiwi Kota Bandar Lampung. Setiap hari, ia mendampingi sekitar 30 peserta didik Kelompok B berusia 5–6 tahun dengan karakter dan kebutuhan yang beragam.

Di ruang kelas, Asniwati tidak hanya hadir untuk mengajarkan materi. Ia bertugas menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan agar anak merasa percaya diri untuk bereksplorasi. Kegiatan seperti mewarnai, menyanyi, menari, dan berbagai aktivitas kreatif digunakan sebagai media untuk mengembangkan kemampuan bahasa, seni, motorik, sosial, serta kreativitas anak.

Namun, bagi Asniwati, ada pekerjaan yang tidak kalah penting dari menyampaikan materi pembelajaran: memahami perasaan anak.

Ketika seorang anak tiba-tiba menangis, marah, atau tidak ingin mengikuti kegiatan, Asniwati tidak terburu-buru memberikan teguran. Ia memilih mendekat, mengajak berbicara, kemudian mencari tahu apa yang sedang dirasakan anak.

“Kalau anak menangis, kita rayu dan kita tanyakan kenapa. Kita dekati seperti teman supaya anak mau bercerita,” ujarnya.

Pendekatan sederhana tersebut menjadi bagian dari tanggung jawabnya sebagai pendidik. Ia memahami bahwa anak-anak datang ke sekolah dengan latar belakang dan pengalaman yang berbeda. Karena itu, setiap anak membutuhkan cara pendampingan yang tidak selalu sama.

Kesabaran menjadi bagian penting dalam kesehariannya. Asniwati terus berusaha mengenali karakter peserta didik, memberikan perhatian sesuai kebutuhan, sekaligus membantu anak belajar mengenali dan mengelola emosinya.

Menurutnya, menjadi guru TK berarti bersedia melihat dunia dari sudut pandang anak. Guru tidak cukup hanya menguasai materi, tetapi juga harus mampu menjadi pendamping, pendengar, sekaligus sosok yang membuat anak merasa aman ketika berada di sekolah.

Selama bertahun-tahun mendampingi anak usia dini, Asniwati semakin memahami bahwa proses pendidikan tidak selalu menghasilkan perubahan yang terlihat dalam waktu singkat. Ada perkembangan kecil yang membutuhkan perhatian dan kesabaran, seperti anak yang mulai berani berbicara, mau mengikuti kegiatan, mampu bekerja sama dengan teman, atau mulai percaya diri menunjukkan hasil karyanya.

Hal-hal sederhana itulah yang menjadi kebahagiaan tersendiri baginya.

Di tengah kesibukan mendampingi puluhan anak dengan tingkah dan karakter yang berbeda, Asniwati justru menemukan energi dari dunia anak yang penuh kepolosan. Senyum, tawa, kreativitas, dan tingkah lucu peserta didik menjadi pengingat bahwa profesinya memiliki makna yang besar.

Baginya, menjadi guru bukan hanya tentang apa yang diajarkan kepada anak, tetapi juga tentang nilai-nilai yang ditanamkan dan kenangan baik yang ditinggalkan dalam perjalanan tumbuh mereka.

Setelah sekitar 25 tahun mengajar, Asniwati tetap memegang satu keyakinan: setiap anak memiliki keunikan dan potensi masing-masing. Tugas guru adalah hadir dengan kesabaran, memberikan ruang untuk berkembang, dan membantu mereka menemukan kepercayaan dirinya.

Dari ruang kelas Kelompok Tulip, Asniwati terus menanamkan hal-hal sederhana yang kelak menjadi bekal besar bagi anak-anak. Sebab, pendidikan pada usia dini bukan sekadar mempersiapkan anak untuk memasuki jenjang berikutnya, tetapi juga meletakkan fondasi karakter, kemandirian, dan kecintaan terhadap proses belajar.

Dan bagi Asniwati, melihat anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, mandiri, dan berani mengekspresikan dirinya adalah penghargaan paling berarti dari perjalanan panjangnya sebagai seorang guru. (*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Berita Lainnya

  • Dari Ruang Kelas Mawar, Menanam Bekal untuk Masa Depan

    Dari Ruang Kelas Mawar, Menanam Bekal untuk Masa Depan

    • Rabu, 9 September 2026

    TK PERTIWI – Tidak semua hasil pendidikan dapat langsung terlihat. Ada yang tumbuh perlahan melalui kebiasaan kecil, seorang anak yang mulai berani berbicara, belajar menunggu giliran, mampu menyelesaikan tugas sendiri, hingga terbiasa mengucapkan doa sebelum makan. Bagi Nursaini, S.Pd., perubahan kecil seperti itulah yang membuat perjalanan menjadi guru anak usia dini terasa begitu berarti. Sejak […]

    Selengkapnya »
  • Hanin dan Hanum Rayakan Ultah Bersama Teman-teman di TK Pertiwi

    Hanin dan Hanum Rayakan Ultah Bersama Teman-teman di TK Pertiwi

    • Senin, 14 September 2026

    TK PERTIWI – Tawa dan tepuk tangan memenuhi suasana TK Pertiwi Kota Bandar Lampung, Senin, 14 September 2026. Pagi itu, dua peserta didik, Hanin Dalilatul Inayah dan Hanum Zeline Ariyatna, menjadi pusat perhatian teman-temannya. Keduanya tengah merayakan hari ulang tahun ke enam bersama guru dan seluruh siswa di kelas kelompok Anggrek. Di tengah suasana penuh […]

    Selengkapnya »
  • Sodikin, Tiga Dekade Menjaga Sekolah dengan Ketulusan dan Hati

    Sodikin, Tiga Dekade Menjaga Sekolah dengan Ketulusan dan Hati

    • Rabu, 9 September 2026

    TK PERTIWI – Setiap pagi, ketika sebagian besar orang masih terlelap, Hi. Sodikin sudah lebih dulu beraktivitas. Tepat pukul 05.00 WIB, ia mulai menjalankan tugasnya di TK Pertiwi Kota Bandar Lampung. Mengepel lantai, membersihkan lingkungan sekolah, memastikan berbagai kebutuhan kebersihan tersedia, hingga menjaga keamanan sekolah menjadi rutinitas yang telah dilakoninya selama puluhan tahun. Lahir di […]

    Selengkapnya »
  • Belajar dari Anak, Menumbuhkan Potensi dengan Kesabaran

    Belajar dari Anak, Menumbuhkan Potensi dengan Kesabaran

    • Rabu, 9 September 2026

    TK PERTIWI – Bagi Sari Wulandari, S.Pd., menjadi guru TK bukan sekadar menjalankan proses pembelajaran, tetapi juga mendampingi setiap anak menemukan dan mengembangkan potensi dirinya. Sejak mengabdi di Yayasan Dharma Wanita Persatuan Kota Bandar Lampung pada 2022, ia terus menjalankan perannya sebagai pendidik dengan perhatian dan kesabaran. Lulusan UIN Raden Intan Lampung ini bertugas sebagai […]

    Selengkapnya »
  • Siswa TK Pertiwi Dibiasakan Cuci Tangan Sebelum Makan dan Pulang Sekolah

    Siswa TK Pertiwi Dibiasakan Cuci Tangan Sebelum Makan dan Pulang Sekolah

    • Senin, 28 September 2026

    TK PERTIWI – Sejumlah siswa TK Pertiwi Kota Bandar Lampung mengikuti pembelajaran cara mencuci tangan yang benar di lingkungan sekolah. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembiasaan hidup bersih dan sehat yang dikenalkan kepada anak sejak usia dini. Kepala TK Pertiwi Kota Bandar Lampung, Maryati, S.Pd, mengatakan kegiatan mencuci tangan telah menjadi bagian dari rutinitas anak-anak […]

    Selengkapnya »
  • Sejak Dini Belajar Memimpin, Siswa TK Pertiwi Bandar Lampung Jadi Petugas Upacara

    Sejak Dini Belajar Memimpin, Siswa TK Pertiwi Bandar Lampung Jadi Petugas Upacara

    • Senin, 5 Oktober 2026

    VIDEO: DOK TK PERTIWI TK PERTIWI – Siswa TK Pertiwi Kota Bandar Lampung menunjukkan keberanian dan percaya diri saat menjadi petugas upacara penaikan bendera di sekolah setempat, Senin, 5 Oktober 2026. Tak hanya menjadi peserta, seluruh rangkaian upacara juga dipercayakan kepada siswa, mulai dari pembawa acara hingga petugas penaikan bendera. Dengan didampingi guru, para siswa […]

    Selengkapnya »